
Jakarta – Serai atau sereh tak hanya populer sebagai bumbu masakan. Tanaman beraroma khas ini juga dapat diolah menjadi teh yang nikmat dan memiliki sejumlah potensi manfaat bagi kesehatan.
Teh serai bisa menjadi pilihan minuman herbal untuk menemani pagi maupun waktu santai. Kandungan senyawa aktif di dalam serai, termasuk berbagai antioksidan, membuatnya menarik untuk dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.
Namun, perlu diingat bahwa tidak semua manfaat teh serai sudah didukung penelitian pada manusia. Beberapa penelitian masih dilakukan pada hewan atau di laboratorium.
Berikut sejumlah manfaat yang dikaitkan dengan konsumsi teh serai:
1. Mengandung Antioksidan
Serai memiliki sejumlah senyawa antioksidan, di antaranya asam klorogenat, isoorientin, dan swertiajaponin.
Senyawa tersebut dapat membantu melawan radikal bebas yang berpotensi menyebabkan kerusakan sel. Karena itu, konsumsi serai dapat menjadi salah satu cara untuk menambah asupan senyawa antioksidan dari bahan alami.
2. Bisa Mendukung Program Diet
Teh serai kerap disebut sebagai minuman yang dapat membantu proses penurunan berat badan. Salah satu alasannya, serai memiliki sifat diuretik yang dapat meningkatkan pengeluaran cairan dari tubuh.
Meski demikian, efek tersebut tidak berarti teh serai secara langsung membakar lemak. Bukti ilmiah mengenai manfaat serai untuk menurunkan berat badan pada manusia juga masih terbatas.
Jika ingin mengurangi berat badan, teh serai lebih baik digunakan sebagai pengganti minuman tinggi gula atau minuman berkalori.
3. Membantu Meredakan Keluhan Saat Menstruasi
Teh serai juga dipercaya dapat membantu meredakan sejumlah keluhan yang muncul menjelang atau saat menstruasi, seperti kram dan rasa tidak nyaman pada perut.
Efek tersebut diduga berkaitan dengan sifat menenangkan dan antiradang yang dimiliki serai. Meski begitu, penelitian khusus mengenai efektivitas teh serai untuk gejala PMS masih diperlukan.
4. Berpotensi Membantu Menjaga Kolesterol
Penelitian pada hewan menunjukkan ekstrak atau minyak serai berpotensi membantu menurunkan kadar kolesterol.
Namun, hasil penelitian tersebut belum bisa langsung disamakan dengan efek minum teh serai pada manusia. Masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui seberapa besar pengaruhnya terhadap kadar kolesterol.
Karena itu, teh serai sebaiknya tidak dianggap sebagai pengganti obat kolesterol yang diresepkan dokter.
5. Mendukung Kesehatan Pencernaan
Secangkir teh serai juga dapat menjadi pilihan minuman setelah makan. Serai secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi berbagai keluhan pencernaan.
Penelitian pada hewan bahkan menunjukkan ekstrak serai memiliki potensi melindungi lapisan lambung dari kerusakan. Namun, bukti tersebut masih memerlukan penelitian lanjutan pada manusia.
6. Memiliki Potensi Antikanker
Senyawa citral yang terdapat dalam serai menjadi salah satu komponen yang banyak diteliti karena memiliki aktivitas antikanker dalam penelitian laboratorium.
Sejumlah komponen serai menunjukkan potensi dalam menghambat pertumbuhan sel kanker tertentu. Meski demikian, hal tersebut belum berarti teh serai dapat digunakan untuk mengobati kanker.
Penggunaan herbal sebagai pendamping terapi kanker sebaiknya selalu dikonsultasikan dengan dokter, terutama bagi pasien yang sedang menjalani kemoterapi atau radioterapi.
7. Berpotensi Menjaga Kesehatan Mulut
Serai juga memiliki sifat antimikroba. Penelitian laboratorium menunjukkan minyak esensial serai dapat menghambat pertumbuhan sejumlah bakteri, termasuk Streptococcus mutans yang berkaitan dengan kerusakan gigi.
Karena itu, serai berpotensi mendukung kesehatan mulut. Namun, minum teh serai tetap tidak menggantikan kebiasaan menyikat gigi dan pemeriksaan gigi secara rutin.
Cara Membuat Teh Serai
Membuat teh serai cukup sederhana. Bersihkan beberapa batang serai, kemudian memarkan bagian batangnya. Rebus bersama air hingga aromanya keluar dan air berubah menjadi lebih kekuningan.
Setelah itu, saring dan sajikan selagi hangat. Jika ingin rasa lebih manis, tambahkan sedikit madu atau pemanis sesuai kebutuhan.
Pada akhirnya, teh serai bisa menjadi alternatif minuman herbal yang menyegarkan. Meski memiliki sejumlah potensi manfaat, konsumsinya tetap perlu dalam jumlah wajar dan tidak dijadikan pengganti pengobatan medis.
