
Jakarta – Terong menjadi salah satu sayuran yang banyak digunakan dalam berbagai hidangan di dunia. Meski sering dianggap hanya memiliki satu jenis, terong sebenarnya hadir dalam beragam varietas dengan bentuk, ukuran, warna, hingga cita rasa yang berbeda-beda.
Di Indonesia, terong kerap diolah menjadi balado, tumisan, atau lalapan. Sementara di negara lain, masing-masing jenis terong dimanfaatkan untuk hidangan khas sesuai karakter tekstur dan rasanya.
Mulai dari terong berukuran besar hingga yang mungil seperti bola golf, berikut lima jenis terong yang populer di berbagai belahan dunia.
1. Terong Amerika
Terong Amerika atau globe eggplant termasuk varietas yang paling banyak dijumpai di negara-negara Barat. Ukurannya relatif besar dengan bentuk lonjong dan panjang sekitar 15–25 sentimeter.
Kulitnya berwarna ungu tua mengilap, sedangkan daging buahnya berwarna putih krem dengan biji yang tetap dapat dikonsumsi. Karena memiliki tekstur yang padat, terong ini cocok diolah dengan cara dipanggang, digoreng, maupun dibakar di atas pemanggang.
2. Terong China
Terong China, yang juga sering disebut terong Jepang, memiliki bentuk panjang dan ramping dengan diameter lebih kecil dibanding terong biasa.
Kulitnya tipis berwarna ungu muda hingga ungu tua, sementara daging buahnya lembut dengan jumlah biji yang lebih sedikit. Saat dimasak, teksturnya menjadi sangat empuk dan creamy sehingga banyak digunakan untuk tumisan, hidangan kukus, maupun sajian panggang yang dipadukan dengan bawang putih dan cabai.
Di Indonesia, jenis ini juga termasuk salah satu yang paling mudah ditemukan.
3. Terong India
Di India, varietas ini dikenal dengan nama brinjal atau baby eggplant. Bentuknya kecil menyerupai telur dengan diameter sekitar 5–7 sentimeter.
Kulitnya berwarna ungu kemerahan, sedangkan bagian dalamnya padat, renyah, dan memiliki biji berukuran kecil. Setelah dimasak, rasanya cenderung lembut dengan sedikit sentuhan manis.
Terong India banyak dimanfaatkan sebagai bahan utama berbagai hidangan kari, tetapi juga cocok dipanggang atau diisi dengan aneka bumbu.
4. Terong Italia
Terong Italia atau melanzane sekilas menyerupai terong Amerika, namun ukurannya sedikit lebih kecil dengan bentuk menyerupai tetesan air.
Kulitnya tipis berwarna ungu pekat, sedangkan daging buahnya lebih lembut dan memiliki rasa yang sedikit lebih manis. Karakter tersebut membuatnya cocok dijadikan isian, dipanggang dalam oven, atau dimasak bersama saus khas Italia.
5. Terong Thailand
Terong Thailand memiliki bentuk bulat kecil seukuran bola golf dengan warna yang beragam, mulai dari hijau bergaris, putih, hingga ungu.
Teksturnya cukup renyah dan memiliki sedikit rasa pahit yang menjadi ciri khasnya. Di Thailand, jenis terong ini sering dimasukkan ke dalam kari hijau maupun kari merah.
Sementara di Indonesia, terong Thailand lebih sering disajikan sebagai lalapan yang disantap bersama sambal atau aneka saus pedas.
Setiap varietas terong memiliki karakteristik yang berbeda, baik dari segi ukuran, tekstur, maupun cita rasa. Karena itu, pemilihan jenis terong yang tepat dapat membantu menghasilkan hidangan dengan rasa dan tekstur yang lebih optimal sesuai kebutuhan masakan.
