
Jakarta – Ube atau ubi ungu semakin mudah ditemukan dalam berbagai makanan, terutama dessert. Warna ungunya yang khas membuat umbi ini menarik perhatian, tetapi bukan hanya penampilannya yang menjadi daya tarik.
Ube juga mengandung sejumlah nutrisi dan senyawa tumbuhan, termasuk antosianin, vitamin C, karbohidrat kompleks, dan pati resisten. Kandungan tersebut membuat ubi ungu menarik untuk dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang beragam.
Menariknya, ube tidak hanya cocok diolah menjadi makanan manis. Umbi ini juga dapat digunakan dalam hidangan gurih seperti sup, tumisan, atau berbagai olahan lainnya.
Dilansir dari Healthline, berikut beberapa potensi manfaat ube yang menarik untuk diketahui:
1. Mendukung Kesehatan Pencernaan
Salah satu keunggulan ube berasal dari kandungan karbohidrat kompleks dan pati resistennya. Pati resisten merupakan jenis karbohidrat yang tidak sepenuhnya dicerna di usus halus.
Ketika mencapai usus besar, pati tersebut dapat menjadi sumber makanan bagi mikroorganisme tertentu. Penelitian laboratorium menunjukkan pati resisten dari ubi ungu dapat mendukung pertumbuhan Bifidobacteria, salah satu kelompok bakteri yang berperan dalam menjaga kesehatan usus.
Ube juga mengandung serat yang membantu melengkapi kebutuhan serat harian. Meski demikian, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui seberapa besar dampak konsumsi ubi ungu secara langsung terhadap kesehatan pencernaan manusia.
2. Kaya Antioksidan
Warna ungu pekat pada ube berasal dari antosianin, yaitu kelompok senyawa polifenol yang memiliki aktivitas antioksidan. Selain itu, ube juga merupakan sumber vitamin C yang turut berperan sebagai antioksidan.
Antioksidan membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Karena itu, makanan yang mengandung senyawa antioksidan dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Sejumlah penelitian awal terhadap antosianin dari ubi ungu juga menunjukkan potensi dalam menghambat pertumbuhan beberapa jenis sel kanker. Namun, hasil tersebut terutama berasal dari penelitian pada hewan atau kondisi laboratorium dengan penggunaan senyawa dalam konsentrasi tertentu. Jadi, manfaat tersebut belum bisa disamakan dengan efek mengonsumsi ube secara langsung pada manusia.
3. Berpotensi Membantu Mengontrol Gula Darah
Ube juga menarik perhatian dalam penelitian mengenai kadar gula darah. Flavonoid yang terdapat dalam ubi ungu telah diteliti karena potensinya dalam membantu melindungi sel penghasil insulin.
Sejumlah penelitian awal pada ekstrak ube menunjukkan adanya potensi dalam mengurangi stres oksidatif dan resistensi insulin. Namun, sebagian bukti tersebut masih berasal dari penelitian laboratorium dan hewan sehingga belum cukup untuk memastikan efek yang sama pada manusia.
Selain kandungan senyawa tumbuhan, ubi ungu juga memiliki indeks glikemik yang relatif rendah. Indeks glikemik menggambarkan seberapa cepat makanan yang mengandung karbohidrat dapat meningkatkan kadar gula darah.
4. Mengandung Nutrisi yang Berkaitan dengan Tekanan Darah
Kandungan antioksidan pada ube juga membuatnya diteliti terkait kesehatan jantung dan tekanan darah. Beberapa penelitian laboratorium menunjukkan ekstrak ubi ungu memiliki aktivitas yang berpotensi memengaruhi mekanisme pengaturan tekanan darah.
Senyawa antioksidan tertentu dalam ube bahkan menunjukkan aktivitas yang menyerupai mekanisme beberapa obat penurun tekanan darah dalam penelitian laboratorium.
Namun, temuan tersebut belum berarti makan ube dapat menurunkan tekanan darah secara langsung. Penelitian pada manusia masih diperlukan untuk memastikan apakah konsumsi ubi ungu memberikan efek yang sama.
5. Menyumbang Vitamin untuk Mendukung Fungsi Tubuh
Ube juga menyediakan vitamin C dan vitamin A dalam jumlah tertentu. Vitamin C memiliki fungsi sebagai antioksidan sekaligus membantu menjaga sel tubuh, sedangkan vitamin A penting bagi berbagai fungsi tubuh.
Kandungan vitamin dan antioksidan tersebut menjadi salah satu alasan ubi ungu menarik untuk dimasukkan ke dalam pola makan. Penelitian mengenai asupan antioksidan, termasuk vitamin A dan C, juga menunjukkan adanya hubungan dengan kesehatan saluran pernapasan, meskipun hal itu tidak berarti ube dapat digunakan untuk mengobati asma atau gangguan pernapasan lainnya.
Ube Bisa Diolah Menjadi Beragam Hidangan
Selain kandungan nutrisinya, ube juga cukup fleksibel untuk dimasukkan ke dalam menu. Umbi ini dapat direbus, dikukus, dipanggang, dihaluskan, atau digunakan sebagai bahan berbagai makanan.
Ube memang populer dalam kue, selai, es krim, dan dessert. Namun, penggunaannya tidak terbatas pada makanan manis. Ubi ungu juga dapat menjadi bahan sup, tumisan, atau menggantikan sebagian bahan berpati lainnya dalam hidangan gurih.
Pada akhirnya, ube dapat menjadi salah satu pilihan makanan bernutrisi dalam pola makan seimbang. Kandungan antioksidan, serat, vitamin, dan pati resisten membuatnya menarik untuk dikonsumsi, tetapi manfaat kesehatan spesifik seperti menurunkan gula darah atau tekanan darah masih membutuhkan lebih banyak penelitian pada manusia.
